Senin, 10 November 2014

Bahasa Indonesia

III.

Topik   :           Kenakalan remaja di dalam masyarakat
Tujuan :           Menganalisa kenakalan remaja yang meresahkan masyarakat sekitar
   Tesis   :           Kenakalan remaja didalam masyarakat akhir-akhir ini sangatlah menggangu didalam kehidupan didalam masyarakat, karena sudah sangat liar dan juga melibatkan masyarakat yang tidak bersalah didalamnya.

Kerangka karangan :
BAB I PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
1.2.Masalah
1.3.Tujuan Penelitian
1.4.Pembatasan Masalah
1.5.Manfaat Penelitian

BAB II PEMBAHASAN
     2.1. Analisis Masalah
BAB III PENUTUP
                 3.1 Kesimpulan
                 3.2 Saran



BAB I PEDAHULUAN

            1.1 Latar Belakang

Telah kita ketahui bahwa kenakalan remaja itu sangat menurunkan moral pada diri kita, bahkan pada bangsa kita.Oleh sebab itu, kita sebagai penerus bangsa ini harus peduli dengan moral-moral remaja yang sudah bertolak belakang dengan aturan agama.Seperti tawuran antar pelajar, penggunaan obat-obatan terlarang,free sex dan minum-minuman beralkohol yang tidak bisa mengontrol diri kita masing-masing sehingga menimbulkan masalah yang sangat fatal, untuk diri kita maupun orang-orang disekeliling kita.
Tidak hanya di dunia maya, kenakalan remaja sudah banyak sekali di sekeliling kita saat ini. Bahkan anak SD pun sudah banyak yang terjerumus ke dalam kenakalan remaja. Salah satu hal yang sejak dulu menjadi permasalahan dalam masyarakat dan membutuhkan perhatian khusus adalah merokok sejak dini, dikalangan anak-anak sekolah dasar dijaman sekarang merokok adalah salah satu aktivitas dikalangan anak-anak sekolah dasar.Entah darimana fenomena ini terjadi, hal ini perlu mendapat perhatian khusus dari orang tua anak-anak tersebut dengan mengajarkan pada anaknya tentang bahaya merokok dan memberi pengetahuan tentang barang haram tersebut.
Dikalangan pelajar, makin banyak yang terjerumus oleh kenakalan remaja.Umumnya bagi pelajar di kalangan menengah pertama dan menengah atas.Artinya, usia tersebut ialah usia yang masih produktif yang sedang mengalami yang namanya pubertas atau beranjak dewasa.
Karena semakin banyak yang terjerumus, maka ini sudah menjadi hal wajar, khususnya dikalangan pelajar pada saat ini.Dari kebiasaan buruk inilah kenakalan remaja dikalangan pelajar semakin meningkat.Apalagi pelajar yang sudah tergabung ke dalam lingkungan yang di dalamnya adalah orang-orang yang mengalami hal buruk ini






            1.2. Masalah

v  Dari perilaku kenakalan remaja tersebut, maka menimbulkan berbagai masalah, diantaranya:

1.      Apa saja contoh dari kenakalan remaja?
2.      Apa yang penyebab terjadinya kenakalan remaja?
3.      Bagaimana dampak yang  ditimbulkan dari kenakalan remaja?

1.3. Tujuan

v  Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk        :

1.      Agar anak dapat mengetahui dampak kenakalan remaja.
2.      Agar anak dapat mengetahui penyebab kenakalan remaja.
3.      Agar mengetahui cara mengatasi kenakalan remaja.

1.4. Pembatasan Masalah

v  Didalam masalah kenakalan remaja ini mungkin bisa dihilangkan sejak dini jika faktor-faktor mendukung untuk melakukan pembatasan terhadap tingkah laku anak ,dan selalu dibimbing didalam pergaulannya supaya tidak terjerumus didalam kenakalan remaja yang akhirnya dapat menrugikan diri sendiri dan orang disekitar mereka.

1.5. Manfaat Penelitian.

v  Pembaca agar dapat mengenali kenakalan remaja sejak dini kepada anak-anak disekitar mereka, khususnya anak mereka sendiri. Dengan demikian kita dapat memberitahu anak-anak sejak dini supaya tidak terjerumus kedalam kenakalan remaja. Dan si pembaca bisa lebih paham dalam menyikapi bagaimana cara menghadapi anak-anak yang sudah terlanjur terjerumus didalam kenakalan-kenakalan dimasa-masa remaja tersebut.


BAB II PEMBAHASAN

2.1. Analisis Masalah

Perilaku dan penyebab terjadinya kenakalan remaja tersebut, menimbulkan berbagai dampak yang timbul, diantaranya menggangu waktu belajar, beribadah dan waktu untuk istirahat. Sehingga tumbuhlah jiwa remaja yang malas, tidak disiplin, acuh sehingga menuju pada kebodohan. Hal ini tentunya dapat merusak citra budaya bangsa Indonesia. Apalagi sudah banyak bukti yang telah diketahui, dengan tingkat ketidaklulusan siswa SMP dan SMA yang semakin meningkat.

Yang merasa rugi bukan hanya remaja itu sendiri, tetapi juga orang-orang yang berada di sekitarnya. Remaja sekarang sangat identik dengan handphone/HP, sehingga tidak sedikit remaja yang menghabiskan waktu untuk asyik bermain HP  hingga lupa waktu dan melupakan kewajiban yang dikerjakan. Ditambah dengan meluasnya kasus-kasus karena jejaring sosial, seperti adanya penganiayaan, pemerkosaan, bahkan pembunuhan. Yang hanya berawal dari perkenalan melalui dunia maya yang berujung tindak kriminal.

Remaja tersebut juga akan mendapat nama buruk karena sikap dan sifatnya yang seperti itu. Remaja-remaja sekarang sudah mencoreng nama bangsa kita di mata umum bahkan dunia. Dengan menjadi seorang yang tidak bertanggung jawab, ugal-ugalaan tidak jarang juga nekat mencelakai orang. Contohnya adalah tawuran antar siswa sekolah satu dengan siswa selolah lainnya, hingga menjadikan fasilitas umum rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Saat tawuran berlangsung, pasti banyak juga masyarakat yang tidak bersalah menjadi korban keganasan para amukan remaja-remaja yang gila dengan permusuhan, padahal tidak jelas akar dari tawuran tersebut.

Dari berbagai permasalahan yang terjadi akibat kenakalan remaja tersebut, tentunya ada solusi yang dapat dilakukan, yaitu sebagai berikut  :

1.     Membentuk lingkungan yang baik.Yaitu dengan seringnya bersosialisai kepada masyarakat dan anak-anak yang masih remaja ,sehingga menjalin kerukunan diantara anak-anak tersebut.
2.    Pembinaan yang baik dari keluarga.Ini adalah peran dari orang tua yang harus bisa memberi bimbingan terhadap anaknya supaya tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas, dan sebagai orang tua harusnya memberi perhatian kepada anaknya yang sangat besar walaupun sibuk dengan pekerjaannya yang sangat padat.
3.    Sekolah. Sekolah adalah lembaga pendidikan formal yang dapat mendidik akhlak maupun prilaku seorang pelajar. Dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk pelajar maupun untuk lingkungan sekolah itu sendiri


BAB III PENUTUP

3.1. Kesimpulan

v  Berdasarkan penulisan tersebut dapat disimpulkan, bahwa kenakalan remaja dapat terjadi di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitarnya. Sikap pemboros, pembangkang, ugal-ugalan, mendominasi pergaulan remaja sekarang. Kenakalan remaja tersebut disebabkan karena perkembangan zaman dan minimnya perhatian dari berbagai komponen terhadap prilaku remaja. Sehingga hal tersebut menimbulkan berbagai dampak yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain baik materi maupun fisik. Untuk mengatasi kenakalan remaja tersebut, diperlukan perhatian dari berbagai pihak dengan memberikan contoh yang baik, dan menegur perilaku remaja yang menyimpang. Serta, perlunya penegasan terhadap peraturan dan sangsi, agar remaja jera dan tidak lagi melakukan kenakalan remaja. Karena, tidak sepenuhnya kesalahan itu dapat menjadikan kerugian. Bahkan, dari kesalahan itu kita dapat memanfaatkannya untuk belajar dan memperbaiki diri.



3.2. Saran

·         Sebaiknya, orangtua selalu memperhatikan dan mengawasi perilaku  anaknya.
·         Guru, teman, orangtua  dan masyarakat diharapkan bisa memberikan contoh yang baik bagi remaja.
·         Sebisa mungkin, pembuat peraturan menegaskan sangsi yang berlaku.



II.
1. Dari bacaan paragraf pada soal maka paragraf tersebut merupakan sebuah laporan Kualitatif
2. Dari laporan tersebut bisa disimpulkan bahwa laporan tersebut disusun secara Deduktif
3. Dari laporan yang sudah kita baca tersebut bisa disimpulkan bahwa laporan tersebut berisi tentang Kegiatan
4. Dari penggalan laporan tersebut maka didalam laporan tersebut menggunakan bahasa Efektif
5. Didalam laporan tersebut penulisan menggunakan penekatan pembahasan Komunikaif

I.
1. Didalam penggalan tulisan tersebut menggunakan ragam bacaan ?
- Tulis ilmiah.
2. Dari penggalan tulisan tersebut apakah topik dari tulisan tersebut ?
- Pengujian sampel besar dan sampel kecil.
3. Dari contoh tulisan tersebut pada kalimat kedua menyatakan
- Perbedaan sampel besar dan sampel kecil.
4. Didalam penulisan maka kita harus memperhatikan ejaan dan tulisan kata “sampel” dapat dituliskan dengan benar yaitu :
- Sample.
5. Contoh penggalan kalimat kelima yaitu “ Berarti untuk sampel-sampel kecil,kesimpulannya tak dapat dijamin.” Untuk sampel-sampel kecil merupakan sebagai :
- Subjek.
6. Didalam penulisan ada topik , didalam topik terdapat syarat-syarat dalam menuliskan dengan baik dan benar ,syarat penulisan yang benar, kecuali
- Cukup luas
7. Contoh penulisan topik yang baik didalam bidang studi akutansi bisa di contohkan dengan
- Analisis funsi prakiraan bisnis terhasap kinerja keuangan.
8. Di  dalam penulisan ada istilah “tesis” , cotoh kalimat tesis yang benar adalah
- Penggunaan program komputer yang dirancang secara tepat akan berpengaruh secara positif terhadap pengembangan sistem kerja.
9. Didala tesis terdapat syarat-syarat penulisan yang benar dan baik ,contoh yang salah dalam penulisan tesis adalah
- Menggunakan kata konotasi.
10. Satu contoh perumusan masalah karangan ilmiah yang menuntut adanya analisis adalah
- Adakah hubungan sistem kerja terhadap efisiensi produksi?
11. Salah satu contoh kata yang menyatakan tujuan penelitian adalah
- Menyarankan.

Ø  Tugas Mandiri

1.      Perencanaan karangan adalah tahapan dimana seorang penulis mempersiapakan tulisannya ,sebagai ide-ide ataupun gagasan yang diekspresikan melalui tulisan,dan berguna bagi yang membaca sebuah karangan tersebut.
2.      Mengarang merupakan proses kreatif yang bisa ditentukan dengan :
·         Pertama Tahap persiapan yaitu mengumpulkan informasi, merumuskan masalah, menentukan arah dan fokus penulisan, mengamati objek yang akan ditulis, dan memperkaya pengalaman kognitif untuk proses selanjutnya.
·         Kedua Tahap inkubasi (pendadaran) yaitu proses logis dengan memanfaatkan seluruh informasi yang akan dikumpulkan dari sebab ke akibat atau tesis – antitesis sampai dengan sintesis yang merupakan pemikiran sinergi kreatif yang juga bersifat khas sampai dengan pembahasan yang lebih luas yang merupakan solusi, pemecahan masalah, atau jalan keluar atas pemikiran yang dihadapi.
·         Ketiga Tahap iluminasi atau kejelasan yang ditandai dengan adanya inspirasi pemecahan masalah.
·         Keempat Tahap verifikasi yaitu mengevaluasi, memeriksa kembali, atau menyeleksi seluruh tahapan, dan menyusunnya kembali sesuai dengan fokus tujuan penulisan.
3.      Didalam karangan ilmiah bisa dibedakan melalui jenis-jenisnya yaitu
a.       Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif.
b.      Artikel jurnal adalah karangan ilmiah dalam bidang ilmu tertentu yang diterbitkan dalam sebuah jurnal yang khusus menerbitkan bidang kajian ilmu tersebut.
c.       Proposal adalah karangan ilmiah yang berisi rancangan kerja
d.      Laporan adalah penyampaian informasi yang ditulis secara lengkap,jelas,sistematis,objektif,dan tepat waktu oleh seorang kepada orang lain atau pejabat.
4.      Perencanaan karangan ilmiah adalah proses awal mengarang sampai dengan penulisan akhir,adapun proses-prosesnya sebagai berikut :
a. Prapenulisan
·         Menyusun daftar pustaka sementara, dan menentukan topik atau judul, masalah, tujuan, dan kalimat tesis,
·         Menyusun garis besar isi dan menyem-purnakannya menjadi kerangka karangan lengkap setelah datanya lengkap,
·         Menetapkan landasan teoritis,
·         Menetapkan sumber data (primer, sekunder) dan cara mengumpulkannya,
·         Menetapkan metode pembahasan,
·         Menyusun daftar pustaka sementara,
·         Menjadwalkan pelaksanaanya.



b. Penulisan

1)      Menuliskan keseluruhan naskah secara konseptual, disertai kutipan atau data yang diperlukan,
2)      Penulisan tersebut mencakup:
                                           I.            Bagian pelengkap pendahuluan (halaman judul, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel),
                                        II.            Bagian naskah utama:
·         Latar belakang
·         Deskripsi teori
·         Kesmpulan dan saran
c. Penyutingan (editing) : penyutingan naskah,penyutingan materi, dan penyutingan      bahasa .
d. Pennulisan naskah yang sudah sempurna , tanpa kesalahan.
e. Presentasi yaitu menyajikan hasil akhir penulisan makalah atau skripsi.
5. Didalam penulisan karangan kita harus menentukan sebuah topik, dan adapun syarat-syarat topik yang baik adalah sebagai berikut :
·         Topik yang baik bagi penulis
·         Topik yang baik bagi pembaca
6.  Didalam sebuah karangan terdapat topik dan judul karangan ,dari keduanya tersebut       ternyata ada perbedaannya ,yaitu sebagai berikut :
·         Topik adalah ide sentral yang berfungsi mengikat keseluruhan uraian, deskripsi, penjelasan, dan seluruh pembuktian.
·         Judul karangan adalah nama atau titel dari sebuah karangan yang sudah mempunya topik yang sesuai dan jelas.
        7. Didalam tesis terdapat syarat-syarat penulisan yang baik dan benar diantaranya adalah
·         Berisi gabungan rumusan topik dan tujuan
·         Penekanan topik sebagai suatu pengungkapan pikiran
·         Pembatasan dan ketetpan rumusan
·         Berupa kalimat lengkap terhadap subjek dan predikat (objek)
·         Menggunakan kata khusus dan denotatif (lugas)
·         Berupa pernyataan positif
·         Dapat mengarahkan, mengembangkan, dan mengendalikan penulisan
·         Dapat diukur dan dibuktikan kebenarannya
       8. Melengkapi kalimat tesis pada tulisan dibawah ini:
-          Topik   : Kreativitas baru produksi pangan dari singkong.
-          Tujuan : Membuktikan bahwa bahan  baku singkong dapat diolah dalam                                                             berbagai jenis pangan yang dapat dijadikankomoditas ekspor.
-          Tesis    : Singkong termasuk jenis tanaman yang tumbuh subur di Indonesia ,dengan kreatifitas dalam pengolahannya dan dijadikan komoditas ekspor  akan sangat membantu perekonomian Indonesia.
2).  -     Tesis    : Efesiensi sumber daya ekonomi akan menghasilakan produk sepatu tangguh berdaya saing tinggi di pasar internasioanal.
      -     Topik   : Hasil dari sebuah efesiensi.
      -     Tujuan : Membuktikan bahwa efisiensi sumber daya alam dapat dikelola dengan baik maka akan sangat mempengaruhi kualitas produksi dan daya saing.



























Kamis, 09 Oktober 2014

Penalaran Karangan

1.  Penalaran mempunyai beberapa pengertian, yaitu: (1) proses berpikir logis, sistematis, terorganisasi dalam urutan yang saling berhubungan sampai dengan simpulan, (2) menghubung-hubungkan fakta atau datasampai dengan suatu simpulan, (3) proses menganalisis suatu topic sehingga menghasilkan suatu simpulan atau pengertian baru, (4) proses mengkaji, membahas, atau menganalisis dengan menghubungkan variabel yang dikaji sampai menghasilkan derajat hubungan dan simpulan, (5) pembahasan suatu masalah sampai menghasailkan suatu simpulan atau pengertian baru.

2. Unsur-unsur penalaran karangan ilmiah:
1)      Topik yaitu ide sentral dalam bidang kajian dan berisi sekurang-kurangnya dua variable.
2)      Dasar pemikiran, pendapat, atau fakta dirumuskan dalam bentuk proposisi yaitu kalimat pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya atau kesalahannya.
3)      Proposisi mempunyai beberapa jenis, antara lain:
a)      Proposisi empirik yaitu proposisi berdasarkan fakta. Misalnya: Anak cerdas dapat memanfaatkan potensinya.
b)      Proposisi mutlak yaitu pembenaran yang tidak memerlukan pengujian untuk menyatakan benar atau salah . Misalnya : Gadis yaitu wanita muda yang belum pernah menikah.
c)      Proposisi hipotetik yaitu persyaratan hubungan subjek dan predikat yang harus dipenuhi. Misalnya: Jika dijemput , X akan kerumah Y.
d)     Proposisi kategoris yaitu tidak adanya persyaratan hubungan subjek dan predikat. Misalnya: X akan menikahi Y.
e)      Proposisi positif universal pernyataan positif yang mempunyai kebenaran mutlak. Misalnya: Semua hewan akan mati.
f)       Proposisi positif parsial yaitu pernyataan bahwa sebagian unsur pernyataan tersebut bersifat positif. Misalnya: Sebagian orang ingin hidup kaya.
g)      Proposisi negatif universal yaitu kebalikan dari proposisi positif universal. Misalnya: Tidak ada gajah tidak berbelalai.
h)      Proposisi negatif parsial yaitu kebalikan darai proposisi positif parsial. Misalnya: Sebagian orang hidup menderita.
4)      Proses berpikir ilmiah yaitu kegiatan yang dilakukan secara sadar, teliti, dan terarah menuju suatu kesimpulan.
5)      Logika yaitu metode pengujian ketepatan penalaran, penggunaan argumen (alasan), argumentasi (pembuktian), fenomena, dan justifikasi (pembenaran).
6)      Sistematika yaitu seperangkat proses atas bagian-bagian atau unsure-unsur proses berpikir ke dalam suatu kesatuan.
7)      Permasalahan yaitu pertanyaan yang harus dijawab (dibahas) dalam karangan.
8)      Variabel yaitu unsur satuan pikiran dalam sebuah topik yang akan dianalisis.
9)      Analisis (pembahasan, penguraian) dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklarifikasi, mencari hubungan (korelasi), membandingkan, dan lain-lain.
10)   Pembuktian (argumentasi) yaitu proses pembenaran bahwa proposisi itu terbukti kebenarannya atau kesalahannya. Ini harus disertai dukungan yang berupa: metode analisis, baik manual maupun berupa softwer (misalnya: SPSS). Selain itu, pembuktian harus disertai data yang mencukupi, fakta, contoh, dan hasil analisis yang akurat.
11)   Hasil yaitu akibat yang ditimbulkan dari sebuah analisis induktif atau deduktif.
12)   Kesimpulan (simpulan) yaitu penafsiran atas hasil pembahasan. Dapat berupa implikasi atau inferensi.
3. Menentukan jenis proposisi kalimat
a)      Jumlah sudut segi empat yaitu 3600  (Proposisi empirik)
b)      Suhu badan oramg sehat yaitu 360  (Proposisi mutlak)
c)      Volume benda adalah sebesar cairan yang dipindahkan ( Proposisi mutlak)
d)     Manusia adalah makhluk yang berakal budi ( Proposisi mutlak)
e)      Semua makhluk bernyawa akan merasakan mati ( Proposisi ppositif universal )
f)       Jika volume penjualan X meningkat , laba usaha akan meningkat (Propposisi hipotetik)
g)      Industri mobil nasional akan berkembang jika pemerintah menggarahkan dan mengendalikannya (
h)       Sebagian orang akan memilih kehidupan didunia sebagai tujuan akhir ( Proposisi positif parsial)
i)        Sebagian orang tidak bekerja pada malam hari ( Proposisi negatif parsial)
j)        Tidak sedikitpun orang makan daging kucing ( Proposisi negatif universal)
4.  Menentukan suatu paragraf
a)      Proposisi empirik
b)      Penalaran Induktif
c)      Mobil nisan merupakan mobil sport yang bertenaga besar ,dengan mesin berkapasitas 3,5 liter , 6 silinder dalam konfigurasi V(V6) ,24 katup dan menggunakan CVVT yang menghasilakan daya maksimum 287 PK , dan menghasilkan 6.200 rpm dan torsi maksimum 363 Nm pada 4.200 rpm , menggunakan persnelling otomatik dengan 5 tingkat kecepatan dan dilengkapi dengan tiptronic, kecepatan mencapai 100 km/jam dari posisi berhenti dicapainya dalam waktu 6 detik. Dan sudah diuji coba oleh Greg Wilson (ahli otomotif).
d)     Mobil Nisan 350Z adalah mobil sport yang berkekuatan besar dan berkapasitas 3,5 liter .
e)      Mobil Nisan 350Z ini menawarkan kenyamanan ,kemewahan,dan keperkasaan yang sangat berkelas internasional
5. Membuat paragraf induktif dengan diakhiri kalimat proposisi positif universal
          Pada dasarnya manusia itu sama , manusia adalah makhluk sosial. Manusia dikatakan makhluk sosial karena manusia tidak dapat hidup sendiri . Manusia harus saling tolong menolong dalam menjalani kehidupannya tersebut. Mungkin sebagian manusia yang merasa dirinya hebat dan berharta banyak, sehingga membuat manusia tersebut menjadi sombong dan merasa tidak memerlukan bantuan dari orang lain. Oleh karena itu banyak dari sebagian manusia meninggalkan Tuhan nya demi harta ,karena merasa mereka sudah punya kekayaan yang sangat banyak. Dan mereka tidak sadar bahwa sesungguhnya harta yang mereka miliki hanyalah titipan dari Allah SWT. Dan pada akhirnya manusia akan kembali kepadaNya tanpa membawa harta yang ada di dunia ,karena semua manusia akan mati .
6. Membuat paragraf dengan diawali proposisi berikut ini.
1)                Jika tekad sudah bulat, Indonesia pasti dapat mengembangkan industri mobil dalam negri. Dengan banyaknya sekolah sekolah yang mengkedepankan jurusan otomotif tidak sulit bagi indonesia untuk mengembangkan mobil buatan anak bangsa. Karena didalam sekolah berbasis otomotif tersebut murid-murid sudah diajarkan bagaimana cara membuat dan merakit komponen-komponen yang dibutuhkan untuk membuat satu mobil yang standart. Dan didukung oleh Pemerintah yang menyediakan teknologi yang tidak ketinggalan dengan teknologi dari luar , maka bisa dipastikan mobil-mobil buatan anak bangsa mampu bersaing dengan mobil-mobil buatan luar negri. Dengan demikian Pemerintah harus juga berperan aktif memasarkan mobil-mobil buatan negri sendiri dan juga memperluas sekolah yang berkompeten dibidang otomotif.
2)                Setiap orang berakhlak pasti anti korupsi. Dimana pada dasarnya semua manusia adalah sama yaitu gila harta dan gila jabatan. Tapi bagaimana cara mereka mendapatkan semua itu , tergantung dengan karakter dari setiap pribadi masing-masing. Ada yang mencapainya dengan jujur dan ada juga dengan ketidak jujuran yaitu dengan korupsi. Kita ambil contoh dari wakil-wakil rakyat yang korupsi ,mereka tahu bahwa korupsi itu dilarang oleh agama ,tetapi mengapa mereka tetap melakukannya. Karena didalam diri mereka tidak berpegang pada Tuhan ,sehingga mereka tidak menghiraukan ajaran agama mereka . Mungkin Pemerintah harus bersikap lebih tegas untuk kasus korupsi ,dengan memberi hukuman yang berat bagi pelaku korupsi.
7.  Membuat paragraf induktif
          Terjadinya banjir di ibukota adalah bencana yang terjadi setiap tahun saat datangnya musim penghujan . Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Jakarta ini sangat menggangu dan sangat meresahkan para penduduk yang tinggal didaerah Jakarta, khususnya bagi penduduk yang tinggal di sepanjang sungai-sungai yang ada di Jakarta. Dan saat bencana banjir datang maka aktivitas para pekerja menjadi terganggu ,karena akses jalan yang harus mereka lalui tergenang oleh air dan tidak dapat dilalui dengan menggunakan kendaraan yang biasa mereka gunakan setiap hari. Dan banyak dampak negatif dari banjir tersebut .
          Mungkin Pemerintah harus banyak memberi himbauan kepada masyarakat Jakarta supaya peduli terhadap lingkungan sekitar . Dan masyarakat pun harus mau menjaga dan memelihara lingkungannya ,seperti menanam pohon disekitar rumah ,tidak menggunduli hutan karena hutan adalah sebagai penyerapan air hujan yang sangat berperan penting, memperbanyak sumur resapan di setiap titik-titik yang sering terjadinya banjir. Pemerintah juga harus membatasi pembangunan gedung-gedung di Jakarta ,karena dengan banyaknya gedung-gedung yang sangat banyak menyebabkan lahan hijau di kota Jakarta semakin berkurang .Dan yang paling penting adalah bagaimana cara Pemerintah mengendalikan sampah yang sangat menumpuk di kota Jakarta ini.
          Sebenarnya sampah dapat di di proses lagi menjadi bahan-bahan yang dapat digunakan kembali ,sehingga mengurangi jumlah sampah yang ada di Jakarta. Pemerintah juga harus memberi himbauan kepada masyarakat supaya tidak membuang sampah-sampah tersebut ke sungai ,karena hal tersebut berperan besar dalam terjadinya banjir di wilayah Jakarta. Karena tersumbatnya aliran-aliran sungai yang mampet karena banyak sekali tumpukan sampah yang menggenang di selokan-selokan dan menyumbat aliran air yang menyebabkan air meluap ketika hujan besar menimpa kota Jakarta.
          Pada garis besarnya permasalahan banjir terletak pada sampah yang melebihi batas yang terdapat di kota Jakarta. Mungkin Pemerintah harus segera menangani segera tentang sampah tersebut , dan memberi larangan kepada warga Jakarta supaya tidak lagi membuang sampah di sungai ataupun membuang sampah diselokan di sekitar rumah mereka.

8. Membuat paragraf deduktif
           Di jaman modern seperti ini mungkin masyarakat sudah mulai malas dengan yang namanya antri di loket untuk membayar tagihan listrik atau tagihan air. Mungkin masyarakat ingin melakukannya dengan cepat tanpa harus lama-lama mengantri yang membuang waktu yang begitu lama. Di waktu-waktu sekarang ini dengan berkembangnya teknologi maka telah di buatnya aplikasi yang sangat memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi secara online atau bisa dilakukan di rumah tanpa harus repot-repot mengantri di loket hanya sekedar untuk membayar tagihan listrik ataupun tagihan air.
          Dan dengan kecangihan alat yang sudah diciptakan oleh manusia ,maka dengan demikian waktu yang diperlukan semakin sedikit sehingga mampu melakukan pekerjaan lainnya. Dan dengan begitu orang-orang sangatlah tertolong dengan pelayanan seperti ini , dan memuaskan para pelanggan dengan layanan yang super cepat tanpa memerlukan waktu yang lama seperti jaman dahulu . Dan dengan demikian pula kepercayaan dan kepuasan pelanggan sangat diutamakan didalam pelayanan administrasi.
          Pembayaran tagihan listrik dan air secara online harus di kenalkan kepada masyarakat secara luas .Tak hanya menhemat waktu ,pembayaran secara online sangatlah efisien bagi para pekerja kantoran yang sibuk yang tidak sempat membayar secara manual. Pembayaran tagihan secara online harus juga ditingkatkan dengan berbagai systemnya ,mungkin dengan ditambahkan fitur-fitur yang dapat di akses dengan smartphone ,yang pada saat ini marak di dalam pembahasan public.

9.  Membuat penalaran sebab-akibat, kesimpulan induktif, kesimpulan berupa perkiraan
          Di dalam kehidupan sehari-hari tidak jarang kita mengabaikan kesehatan kita , contohnya dengan jajan sembarangan yang belum tentu jajanan tersebut sehat bagi tubuh kita. Dan banyak lagi jajanan yang memakai pewarna tekstil yang bisa menyebabkan penyakit kanker dalam jangka waktu yang lama ,jika kita mengkonsumsi makanan tersebut secara berkelanjutan . Oleh karena itu kita harus sangat berhati-hati dalam memilih makanan yang kita konsumsi setiap hari.
          Di dalam kondisi seperti ini sebaiknya kita mempersiapkan sendiri makanan yang akan kita konsumsi . Contohnya dengan membawa bekal sendiri dari rumah sebelum bekerja , atau sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Dengan demikian maka makanan yang kita konsumsi lebih bersih dan dijamin kesehatannya. Tanpa was-was dalam memakan bekal yang kita bawa ,daripada kita jajan gorengan atau makanan yang belum terjamin cara pengolahannya tersebut.
          Karena kalau kita mengkonsumsi makanan yang kurang sehat ,maka kondisi badan kita bisa terganggu . Bisa menimbulkan banyak penyakit ringan seperti diare ,ataupun sakit kepala karena mengkonsumsi makanan yang kita beli sembarangan di pinggir jalan. Dan jika kita terus menerus mengkonsumsi makanan tersebut maka tidak dipungkiri lagi ,kita akan menderita penyakit-penyakit yang berat seperti kolesterol,kanker dan penyakit-penyakit lain yang timbul karena efek makanan yang tidak sehat.

10.  Membuat paragraf analisis ekspositoris
          Pasar Tanah Abang adalah pasar yang kompleks. Di lantai dasar terdapat sembilan puluh kios penjual kain dasar. Setiap hari rata-rata terjual tiga ratus meter untuk setiap kios. Dan pada lantai-lantai di tanah abang banyak penjual pakaian, celana dan banyak lagi produk yang dijual disana.  Dari data ini dapat diperkirakan berapa besarnya uang yang masuk ke kas DKI dari Pasar Tanah Abang. Dari data tersebut sebenarnya pasar tanah abang merupakan pusat perbelanjaan yang sangatlah besar di wilayah Jakarta.
          Di Pasar Tanah abang merupakan pusat tekstil terbesar , karena di pasar Tanah Abang juga merupakan tempat pemasaran tekstil bagi daerah-daerah diluar Jakarta. Di pasar tanah abang kita dapat menemui berbagai macam pakaian, dari kaos,kemeja,celana jeans dll. Memang dipasar tanah abang surganya bagi para reseller yang ingin mulai berbisnis didalam bidang fashion. Karena di pasar tanah abang kita dapat mendapatkan harga yang jauh lebih murah jika kita membeli banyak. Dan kita menjualnya kembali dengan harga yang standart pada pasaran. Mungkin inilah yang menjadikan pasar tanah abang sangatlah ramai didatangi pemborong-pemborong yang berasal dari luar wilayah Jakarta.
          Dengan sytem penjualan yang seperti ini ,kita dapat mendapat untung yang lumayan besar. Karena kita menjual dengan harga pasaran yang notabene harga tersebut lebih mahal dibandingkan kita membeli dengan sistem lusinan. Maka tak sedikit orang membuka bisnis semacam ini ,karena sangatlah menjanjikan penghasilannya.
          Mulai dari pedagang yang kecil-kecilan sampai pedagang dengan partai besar ,kita juga bisa bekerjasama dengan penjual tanpa harus kita membeli barangnya terlebih dahulu. Kita hanya memasarkan barangnya tersebut, dengan online ataupun dengan cara kita memasarkan dengan teman-teman kerja dan tetangga sekitar.

          Mungkin bisnis seperti ini dapat kita jalani sebelum kita mendapatkan pekerjaan. Ataupun kita juga bisa jalani sebagai bisnis sampingan sembari kita bekerja di kantor. Karena kita tak perlu repot-repot mendatangi penjual ataupun pembeli. Dengan menggunakan smartphone yang kita miliki kita bisa memasarkan barang tersebut ,tanpa mengangu pekerjaan kita di kantor. Dan memang Pasar Tanah abang merupakan tempat tekstil terbesar di Asia.